Bangli, Bali Dwipa News-DPRD Kabupaten Bangli menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Bangli atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025,di DPRD Bangli, Kamis (9/4-2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika didamping Wakil Ketua I Nyoman Budiada. Dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta dan stakeholder terkait.
Gabungan Komisi-Komisi melalui juru bicaranya, I Made Diksa pada kesempatan itu memberikan sejumlah catatan kepada eksekutif. Salah satunya, agar eksekuitif mengintensifkan pemungutan pajak dan retribusi sesuai kewenangan daerah sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Disebutkan, upaya intensifikasi tersebut tidak hanya sebatas peningkatan target, tetapi juga harus disertai langkah meminimalisir kebocoran. “Kita mendorong pemanfaatan digitalisasi yang lebih inovatif guna meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi daerah,”pintanya.
Selain memberikan masukan, Diksa, juga mengapresiasi kerja keras Bupati Bangli dalam mengupayakan sumber pendanaan pembangunan melalui koordinasi dan komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Bali serta kabupaten lain seperti Badung, Denpasar, dan Gianyar. Yang mana, hasilnya Bangli berhasil mendapatkan gelontoran BKK dari daerah lainnya. “Kita menilai penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Bangli selama tahun 2025 telah berjalan dengan baik,”pungkasnya.
Sementara Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam pidato pengantarnya menyampaikan rapay gabungan komisi-komisi DPRD Bangli telah menyampaikan hasil pembahasan berupa catatan rekomendasi. “Kami sampaikan apresiasi kepada kinerja DPRD Bangli yang telah menyampaikan rekomendasi yang sangat penting bagi Pemkab bangli dalam rangkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat,”katanya.( sum)
Baca Artikel Menarik Lainnya : Apel Jam Pimpinan, Wakapolres Klungkung Pimpin dan Berikan Arahan Kepada Seluruh Personel Polres Klungkung