2026-02-28 16:12:28

DPRD Bangli  Minta Pemkab Serius Tanggulangi Bencana

Lingkungan Oleh: Putra



Bangli,Bali Dwipa News.-Anggota DPRD Bangli, Satria Yudha meminta Pemkab Bangli untuk serius dalam penanggulangan bencana alam di daerah ini. 

Dikatakan bencana alam benar- benar memporak-porandakan Bangli. Satria Yudha, Sabtu(28/2-2026) meminta Pemkab bukan sebatas melakukan evakuasi pasca bencana, namun tak kalah penting yakni melakukan langkah- langkah antisipatif dan pencegahan dini.


Dikatakan Satria Yudha, Kabupaten Bangli merupakan daerah rawan bencana. Saat musim kemarau rawan kebakaran hutan, saat musim hujan dan angin kencang rawan longsor, pohon tumbang, bahkan juga banjir. Seperti pada musim hujan belakangan ini bencana alam sungguh memporak-porandakan Bangli." Pohon tumbang di mana-mana, longsor di mana -mana, Bangli ini rawan bencana, ini butuh perhatian lebih serius", ujar Satria Yudha. 

Dia tak ingin akibat bencana alam banyak korban material karena rusaknya fasilitas publik dan fasilitas warga. Syukur tidak ada korban jiwa saat bencana alam baru lalu. Hal ini  menurutnya tidak bisa disepelekan. Diminta Pemkab Bangli ambil langkah riil dan strategis dalam hal pencegahan. Dia melihat perlunya OPD melakukan sosialisasi lebih intensif agar masyarakat mewaspadai bencaba alam, serta faktor penyebab bencana alam, entah dengan cara langsung ke masyarakat atau dengan lebih banyak memasang rambu rawan bencana. 

Menyinggung banyaknya pohon hutan yang sudah tua, rawan patah dan tumbang, karena itu menjadi ranah pihak kehutanan dia berharap Pemkab dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup diharapkan agar senantiasa mengkoordinasikannya dengan pihak kehutanan. 

Dia juga menyinggung soal tanaman perindang pinggir jalan yang berpotensi rawan patah dan tumbang. Terhadap pohon perindang yang sudah tua dan besar diminta OPD yang membidangi untuk melakukan pemangkasan. " Tentu lebih baik mencegah daripada rame- rame saat sudah tumbang) bencana", imbuhnya. Dia melihat pohon perindang sudah besar, akarnya juga merusak jalan, sudah selayaknya dilakukan peremajaan atau minimal dipangkas dulu. " Sekarang saatnya memangkas, nanti diremajakan", ungkapnya. Soal anggaran untuk peremajaan  pihaknya berjanji akan memperjuangkannya dengan ekskutif. " Ya kalo anggaran kan kami perjuangkan nanti", jelasnya sembari menunjukkan ruas jalan yang masih ada pohon perindangnya yakni di jalur Tamanbali menuju Gianyar dan juga di pinggir jalan- jalan di Kecamatan Susut. 

Menjawab tentang langkah mitigasi bencana alam, dia melihat eksekusi dari petugas dinilai cukup cepat. Meski demikian banyak juga terjadi kemacetan lalulintas akibat longsor dan pohon tumbang. ( sum)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dampak Gempa Bumi M4,8, Tiga Warga Bali Meninggal Dunia