2020-06-21 22:02:59

PMI DI JEMBRANA TERUS BERTAMBAH, KINI 113 ORANG

Kesehatan Oleh: I GEDE PAWANA

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana mendapat tambahan lagi jumlah PMI yang dikarantina. Teranyar, sudah datang sebanyak 44 PMI untuk menjalani karantina di hotel-hotel yang telah disiapkan Gugus Tugas  Jembrana.
“Tadi pagi ( minggu,21/6/2020) sudah  datang sembilan orang PMI langsung jalani karantina di Hotel Bali Sunset dan Hapel di Desa Baluk. Sebelumnya, (20/6 malam) masuk sebanyak 35 orang. Saat ini ada enam lokasi hotel yang disiapkan gugus tugas sebagai lokasi  karantina, “ terang Jubir Gugus Tugas Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, MPH, dalam keterangan persnya minggu ( 21/6/2020). 
Dengan demikian, total sebanyak 588 orang warga PMI asal Jembrana sudah pulang dan menjalani karantina. Sebanyak 459 orang sudah menyelesaikan masa karantinanya. Sedangkan jumlah PMI saat ini yang masih menjalani karantina 113 orang . Mereka tersebar di Hotel Jimbarwana, Hotel Jati, Hotel Bali Kuwi, Hotel Ratu, Bali Sunset serta Hotel Hapel.
“Selama masa karantina, selain pemeriksaan kesehatan kita juga adakan swab test untuk menentukan status akhir masing-masing PMI selama karantina dilaksanakan. Kita sudah lakukan swab test sebanyak 286 orang. Hasilnya, hingga hari ini, 15 orang warga PMI, peserta karantina hotel itu dinyatakan positif. Sedangkan satu orang reaktif rapid test dan hasil test swabnya juga kembali positif, “ terang Arisantha. 


Terkait update covid-19 di Jembrana , Arisantha menjelaskan hingga hari ini , jumlah pasien terkonformasi positif covid-19 di Jembrana sebanyak 31 orang. Sebanyak 24 orang sudah dinyatakan sembuh. “ Kemarin, ada penambahan pasien positif covid satu orang lagi. Pasien ini profesinya sopir asal Desa Tegal Badeng Timur. Terkonfirmasi reaktif  dari rapid test di pos pemeriksaan Gilimanuk tanggal 16 Juni lalu dari perjalanan menuju Bali usai datang dari Jawa Timur. Kemudian, ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab, hasilnya  keluar kemarin dinyatakan positif. Saat ini, pasien sedang menjalani perawatan di RSU Negara, “ papar Arisantha. 

Kemudian, Arisantha juga menambahkan hari ini juga RSU Negara kembali memulangkan tiga orang pelaku perjalanan reaktif berdasarkan pemeriksaan rapid test. Mereka dipulangkan dari hasil swab negatif 2 kali . “ Hingga hari ini, RSU Negara tinggal merawat 5 orang , seluruhnya merupakan pasien positif covid-19. Mereka ini dua dari warga PMI, 2 transmisi lokal dan 1 orang transmisi luar daerah. Sisanya dua orang lagi warga Jembrana positif covid dirawat di RS PTN Unud dan Bapelkesmas Denpasar, “ jelasnya. 

Dengan masih tingginya kasus transmisi lokal baik di Jawa Timur maupun di Provinsi Bali, Arisantha kembali mengingatkan  masyarakat untuk waspada. Artinya kasus transmisi lokal membuat siapapun bisa terinfeksi.
“ Harus terus waspada, utamanya dalam menscreening pendatang yang masuk. Warga datang itu harus ditanya dengan ketat, riwayat perjalanannya, hingga keluhan kesehatan bila ada. Mulai dari keluarga sebagai kerabat atau kontak terdekat. Termasuk juga oleh satgas gotong royong yang ada dimasing-masing desa / kelurahan,” jelasnya. 
Mencegah meluasnya transmisi lokal di Jembrana, pihak gugus tugas dikatakannya selama ini secara instens selalu melakukan tracing maupun menemukan kluster dari kasus per kasus. “ Kita optimalkan proses tracing, pemetaan kontak, baik itu  dari kontak terdekat sampai kontak jauh. Termasuk bila ada kluster baru harus secepatnya dicari darimana sumber penularannya . Hingga bisa dicegah meluasnya kasus baru dari transmisi lokal ini , “ tutup Arisantha. ( ana)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kehabisan Uang Akibat Gagal Bisnis di Bali Hingga Curi Makanan di Swalayan, Pria WN Palestina Dideportasi