2026-07-28 20:47:52

Edukasi Masyarakat kelola Sampah Organik Ramah Lingkungan Bernilai Ekonomi, Babinsa Kutampi Dampingi KKN Unud Gelar Sosialisasi

Lingkungan Oleh: Putra




Klungkung,- Konsistensi dan dukungan TNI atas berlangsungnya pengabdian mahasiswa Unud kepada masyarakat melalui KKN terus diberikan Babinsa Kutampi Koramil 1610-04/Nusa Penida Serda Nursam Muliadi.

Kali ini dukungan itupun kembali ditunjukkan saat Babinsa Serda Nursam Muliadi menghadiri dan mendampingi kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik Terpadu Bernilai Ekonomi melalui Budidaya Maggot dan Pemanfaatannya sebagai Pakan Ayam yang digelar mahasiswa KKN PPM Periode XXXIII Tahun 2026 Universitas Udayana.

Kegiatan yang berlangsung di  Kantor Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida ini dihadiri oleh Perbekel Desa Kutampi, Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM Universitas Udayana, Bhabinkamtibmas, Kelian Banjar se-Desa Kutampi beserta  Perangkat Desa dan Perwakilan Tempat Olah Sampah ( TOS ) serta masyarakat Desa Kutampi.

Kegiatan inipun disambut positif oleh Perbekel Desa Kutampi yang memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN PPM Universitas Udayana atas pelaksanaan sosialisasi sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah organik yang bernilai ekonomi serta mendukung kebersihan lingkungan desa.

Dalam sosialisasinya, mahasiswa KKN Unud memberikan materi pengelolaan sampah organik secara terpadu, teknik budidaya maggot Black Soldier Fly ( BSF ), pemanfaatan maggot sebagai pakan ayam yang bernilai ekonomis serta peluang usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan sampah organik.

Babinsa Kutampi Serda Nursam Muliadi menyampaikan bahwa sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi.

Selaku Babinsa tentu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh upaya dan langkah mahasiswa KKN Unud dalam tata kelola sampah melalui Budidaya Maggot. 

Sebagaimana kita ketahui, sampah masih menjadi masalah global yang memerlukan penanganan dan pengelolaan serius. Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan budidaya maggot sebagai alternatif pengolahan sampah organik sekaligus sebagai sumber pakan ternak yang lebih efisien. Pasalnya selain mengurangi sampah rumah tangga, budidaya maggot juga memiliki manfaat yang sangat besar bagi ekonomi, pertanian serta peternakan, " tegasnya. ( Png ).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Jaga Stabilitas Kamtibmas agar Tetap Kondusif, Personel Unit Patroli Satuan Samapta Tingkatkan Giat Patroli