2026-03-30 17:53:15

Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Bangli Terima Masukan Strategis Fraksi DPRD untuk Kemandirian Fiskal

Lingkungan Oleh: Putra




​Bangli– Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli dalam rangka penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi serta Jawaban Pemerintah Daerah terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. Acara  berlangsung  di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli, Senin (30/3/2026).

​Rapat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Bangli, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Tenaga Ahli Fraksi, para Kepala Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan BUMD, serta jajaran Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli.
​Dalam pemandangan umum yang disampaikan, fraksi-fraksi DPRD memberikan catatan strategis terhadap capaian kinerja tahun 2025 serta Mengapresiasi pelaksanaan APBD, namun menekankan pentingnya inovasi dalam menggali potensi daerah berbasis kearifan lokal agar program kerja lebih berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Menyoroti masih rendahnya kemandirian fiskal akibat dominasi dana transfer pusat. Fraksi Fraksi mendorong optimalisasi pajak dan retribusi daerah serta efektivitas belanja modal guna memperkuat tata kelola pemerintahan serta penekanan khusus pada sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi. Fraksi fraksi ini mendorong adanya intensifikasi dan ekstensifikasi PAD melalui koordinasi antar-OPD yang lebih solid. ​Secara umum, seluruh fraksi mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bangli namun tetap mendorong peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta tindak lanjut rekomendasi BPK secara optimal.
​Menanggapi pandangan umum tersebut, Bupati Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan apresiasi atas saran dan masukan konstruktif dari legislatif. Beliau menegaskan bahwa Pemkab Bangli terus berkomitmen meningkatkan kinerja keuangan dan pelayanan publik.
​"Pemerintah Daerah mencatat bahwa PAD telah menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Kami sependapat bahwa inovasi seperti digitalisasi pemungutan dan pengembangan potensi lokal menjadi kunci kemandirian daerah," ujar Bupati Sedana Arta.

​Beberapa poin penting dalam jawaban Pemerintah Daerah adalah
​Optimalisasi PAD dengan cara Percepatan digitalisasi pajak dan retribusi daerah.
​Kualitas Belanja dengan Penerapan prinsip  money follows program untuk memastikan anggaran tepat sasaran pada program prioritas,​ Sektor Pertanian dengan cara Penguatan konsep pertanian terintegrasi (integreted farming) dan hilirisasi produk untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani lokal.
​Rapat Paripurna ini menjadi momentum penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Bangli agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Babinsa Semarapura Klod Kangin Konsisten Dampingi Program Bank Sampah