KARANGASEM — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem terus menggencarkan sinergi pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan melalui pendampingan peluncuran Program Sekolah BERSINAR (Bersih Narkoba) di SMP Negeri 3 Abang. Kegiatan strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), penandatanganan komitmen bersama warga sekolah, serta deklarasi Duta BERSINAR yang dipusatkan di Lapangan SMPN 3 Abang, Kabupaten Karangasem, Kamis (29/10/2026).
Acara peresmian yang berlangsung khidmat dan semarak ini melibatkan total 488 orang peserta yang terdiri dari 464 orang siswa dan 24 orang guru. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BNNK Karangasem Alvin Andrew Dias, S.H., Kepala SMPN 3 Abang I Gede Mahendra Segantara, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Abang AKP I Gusti Ketut Trisna Ari Subekti, S.H., M.H., Koordinator Wilayah Disdikpora Kecamatan Abang I Made Mawa, S.Pd., M.Pd., Ketua Komite SMPN 3 Abang I Ketut Arti, jajaran dewan guru, staf pegawai, serta perwakilan orang tua siswa.
Landasan Hukum dan Komitmen Sinergitas P4GN
Penguatan kerja sama formal tertuang dalam naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani langsung oleh Kepala BNNK Karangasem Alvin Andrew Dias, S.H., dan Kepala SMPN 3 Abang I Gede Mahendra Segantara, S.Pd., M.Pd. Ruang lingkup kerja sama ini mencakup penyebarluasan informasi dan edukasi P4GN, pembentukan Relawan Antinarkotika, deteksi dini melalui tes urine, layanan konsultasi dan rehabilitasi, serta pengintegrasian materi bahaya narkoba melalui Kurikulum Anti Narkoba (IKAN).
Dalam sambutannya, Kepala BNNK Karangasem Alvin Andrew Dias, S.H., memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah atas komitmen moral yang kuat dalam membentengi generasi muda dari ancaman barang haram tersebut. Ia menegaskan bahwa kejahatan narkotika merupakan ancaman luar biasa (extraordinary crime) yang menyasar siapa saja, terutama kalangan remaja.
"Kejahatan narkotika merupakan ancaman nyata (extraordinary crime) yang menyasar siapa saja, tanpa pandang bulu, termasuk anak-anak usia remaja di lingkungan sekolah. Usia remaja adalah masa pencarian jati diri yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan luar," tegas Alvin Andrew Dias di hadapan seluruh warga sekolah.
Ia menambahkan, melalui program Sekolah BERSINAR dan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) yang dikukuhkan lewat PKS ini, pihaknya ingin membangun ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan nyaman melalui edukasi dini, deteksi dini yang terukur, serta peran aktif seluruh warga sekolah.
Edukasi Kamtibmas: Stop Perkelahian, Raih Prestasi
Mendukung pembentukan karakter remaja yang kondusif di sekolah, Kapolsek Abang AKP I Gusti Ketut Trisna Ari Subekti, S.H., M.H., turut memberikan arahan dan edukasi ketertiban masyarakat. Mengusung tema utama "Stop Perkelahian dan Tawuran, Raih Prestasi dengan Persahabatan", ia memaparkan bahwa pemicu perkelahian antar-pelajar kerap berakar dari hal-hal sepele, seperti saling ejek di media sosial, perebutan gim daring (game online), salah paham akibat saling tatap, hingga masalah pribadi. Oleh karena itu, beliau mengingatkan para siswa secara tegas tentang dampak buruk dan konsekuensi hukum yang nyata apabila terlibat dalam aksi kekerasan.
Keberlanjutan Program dan Peran Pendidik Sebaya
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Abang I Gede Mahendra Segantara, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari Aksi Nasional Anti Narkotika dan Ketahanan Bangsa Dimulai dari Anak (Ananda Bersinar) yang digagas oleh BNN RI. Ia menyampaikan terima kasih atas pendampingan dan fasilitasi yang telah diberikan oleh BNNK Karangasem selama tiga tahun berturut-turut di sekolahnya.
"Selama tiga tahun BNN Karangasem telah memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada SMPN 3 Abang. Kini saatnya tiba untuk lebih memperkuat posisi yang telah terjalin baik selama ini melalui Perjanjian Kerja Sama agar program dan kegiatan selanjutnya lebih memiliki makna dan berdampak bagi kedua pihak," ujar I Gede Mahendra Segantara.
Ia juga memaparkan bahwa penguatan pencegahan di sekolah diintegrasikan melalui Kurikulum Anti Narkoba (IKAN Bersinar) sejak Tahun Ajaran 2026/2027 serta pelatihan Pendidik Sebaya (Peer Educator) agar para pelajar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah.
Deklarasi Duta BERSINAR sebagai Pelopor Antinarkoba
Sebagai puncak rangkaian acara yang diabadikan bersama seluruh civitas akademika, BNNK Karangasem bersama pihak sekolah mengukuhkan perwakilan pelajar sebagai Duta BERSINAR SMPN 3 Abang, yakni Ni Kadek Ayu Saraswati (Kelas IX-A) dan I Nyoman Rinata (Kelas IX-A).
Dalam arahannya kepada para pelajar, Kepala BNNK Karangasem berpesan agar para duta mampu menjadi teladan dan garda terdepan dalam menyebarkan energi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
"Kalian bukan sekadar pelajar biasa. Kalian adalah role model, perpanjangan tangan BNNK Karangasem di lingkungan sekolah. Jadilah pelopor agen perubahan yang berani berkata TDAK pada Narkoba, berani mengingatkan teman sebaya, dan sebarkan energi positif bahwa hidup sehat tanpa narkotika adalah pilihan gaya hidup yang paling keren dan cerdas!" pesan Alvin kepada para Duta BERSINAR.
Melalui kolaborasi erat dan penandatanganan PKS antara BNNK Karangasem dan SMPN 3 Abang, serta dengan mengusung semangat War on Drugs for Humanity, seluruh warga sekolah optimis mampu mencetak generasi muda yang bersih dari narkotika, berkarakter, serta berdaya saing tinggi demi menyongsong masa depan bangsa yang gemilang.
Baca Artikel Menarik Lainnya : Babinsa Diutus Dandim Klungkung Kawal Pembagian Sembako