2026-10-21 15:16:02

Ashram Gandhi Puri Perkuat Peran Generasi Muda sebagai Guru Yoga untuk Wellness and Sport Tourism di Bali

Lingkungan Oleh: Putra



Klungkung, Bali — Ashram Gandhi Puri terus memperkuat peran generasi muda dalam mengembangkan yoga sebagai bagian penting dari wellness and sport tourism di Bali. Melalui program Yoga Teacher Training Course (YTTC) yang dilaksanakan secara intensif dengan metode live-in, Ashram Gandhi Puri membuka ruang pembelajaran, pendalaman spiritual, dan peningkatan kompetensi bagi para calon guru yoga muda.

Di bawah asuhan Ida Rsi Putra Manuaba, Ashram Gandhi Puri secara konsisten menyelenggarakan pelatihan YTTC 100, 200, 300, hingga 500 jam bekerja sama dengan Vivekananda Yoga Sanstha Institute (VYSI). Kegiatan ini dipusatkan di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, Bali, dengan kapasitas peserta maksimal 16 orang, sesuai daya tampung ashram agar proses pembelajaran berlangsung lebih intensif dan berkualitas.

Pada 8–18 Oktober 2026, Ashram Gandhi Puri menyelenggarakan YTTC 100 Jam dengan menghadirkan guru yoga profesional dari India, Praveen Kumar Verma, bersama tim VYSI yang terdiri atas Semara Putra, Diah Puspa, Edi Susanta, Sukadana Preharta, dan Reny Rahmawati.

Selama sepuluh hari pelatihan, para peserta memperoleh materi dan pengalaman pembelajaran yoga secara intensif. Peserta didominasi oleh mahasiswa Program Studi Yoga Kesehatan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa. Program ini menjadi kesempatan penting bagi calon guru yoga muda untuk memperdalam pengetahuan, meningkatkan keterampilan praktik, serta mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional di bidang yoga dan kesehatan holistik.

Bagi Ashram Gandhi Puri, pelatihan ini tidak sekadar menjadi program pendidikan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Bali yang mampu mengembangkan yoga secara profesional, berakar pada nilai-nilai spiritual, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

MOU Titi Banda Indonesia–India untuk Yoga dan Ayurveda

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) Titi Banda Indonesia–India di bidang yoga dan Ayurveda. Kesepahaman ini dijembatani oleh Ida Rsi Putra Manuaba sebagai upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan India dalam pengembangan yoga serta kesehatan holistik.

MOU tersebut melibatkan I Wayan Sari Dhika, M.I.Kom., Direktur Ashram Gandhi Puri; Praveen Kumar Verma, Founder Praveen Yoga Academy; serta Diah Puspa, Direktur Vivekananda Yoga Sanstha Institute.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kolaborasi berkelanjutan, mulai dari pendidikan dan pelatihan, pertukaran pengetahuan, hingga penguatan kompetensi generasi muda dalam bidang yoga dan Ayurveda.

Menguatkan Yogi dan Yogini Muda Bali

Ida Rsi Putra Manuaba menempatkan pendidikan yoga sebagai salah satu jalan untuk membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, memiliki kedalaman spiritual, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Melalui kesinambungan program YTTC dan kerja sama internasional, Ashram Gandhi Puri berharap semakin banyak yogi dan yogini muda Bali yang tumbuh menjadi guru yoga profesional dan berdaya saing. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperluas manfaat yoga, baik dalam pendidikan kesehatan maupun dalam pengembangan pariwisata berbasis kebugaran dan kesejahteraan.

Dengan dukungan jejaring pendidikan yoga Indonesia–India, Ashram Gandhi Puri menegaskan komitmennya untuk menjadikan yoga sebagai jembatan antara tradisi spiritual, kesehatan holistik, pemberdayaan generasi muda, dan masa depan wellness and sport tourism di Bali.

Ashram Gandhi Puri — merawat tradisi, menguatkan generasi, dan mengembangkan yoga untuk kesejahteraan dunia.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Lakukan Penandatangan MoU Dengan Bappenas  Pemkot Denpasar Fokus Pembangunan dan Pengembangan Desa Wisata Serangan