Amlapura --BBM bersubsidi dan non subsidi makin langka di Karangasem. Beberapa SPBU di bumi lahar masih ada antrean panjang. Sementara didesa desa masyarakat semakin panik karena langkanya BBM.
Mereka rame rame membeli BBM untuk stok . Kondisi ini membuat stok BBM di Pertamini (penjual BBM eceran red) langka.
Walaupun harga BBM eceran melambung tinggi namun tetap diburu masyarakat. Harga Pertelite dari 20 ribu per botol menjadi 25 ribu per botol dengan isi sekitar 1,5 liter sementara harga Pertamak 25 per botol menjadi 30 ribu per botol.
Sementara itu pemilik Pertamini mengakui kalau permintaan BBM cukup tinggi, sedangkan pasokan langka. Ini terjadi karena antrean panjang di SPBU. "Sulit nyari BBM ini dapat dua botol dan harganya juga mahal," ujar Wayan Gejor warga selat, Karangasem.
Sulitnya mencari BBM eceran juga diakui Wayan Putu warga Bambang Biaung, Duda. Bahkan dia mengaku sampai keliling ke pedagang BBM eceran belum juga dapat.
Baca Artikel Menarik Lainnya : Walikota Jaya Negara Apresiasi Gelaran Handmad Art Collective Bertajuk Sarwaprani
Satukan Beragam Kreatifitas Seni, Berikan Ruang Kolaborasi Seniman Bali