Semarapura.
Naas dialami Ni Kt Mudiasih( 45) dan
Luh Putu Pasakari Devi(18) petani asal Tulangnyuh ,Desa Tegak,Klungkung pada Minggu 28 Juni 2026 sekitar pukul 07.00 WITA,mengalami musibah tertimpa pohon kelapa yang tumbang mendadak.
Korban bersama anaknya mau pergi ke sawah untuk memetik bunga Pacahgaluh dengan mengendarai Sepeda motor Honda Beat warna hitam Setibanya di TKP tertimpa Pohon kelapa tumbang mendadak yang diduga karena sudah rapuh, yang lokasinya seputar jln subak Samping pura Puseh Dsn Tabu Desa Selat Kec/Kab. Klungkung .
Dikonfirmasi terpisah Kasi humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa Minggu 28/6/2026 ,membenarkan adanya warga Tulangnyuh yang tertimpa pohon kelapa saat mengendarai motornya.
" Benar telah terjadi musibah 2 orang warga petani asal Tulang nyuh ,tertimpa pohon tumbang saat berboncengan motor mau pergi kesawah berniat memetik bunga pacahgaluh," ungkapnya.
Menurutnya keduanya oleh warga dilarikan ke UGD RSU Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis.
Adapun saksi yang mengetahui kejadian musibah itu Ni Kadek Sri Wahyuni,Perempuan( 51 )Pedagang beralamat : Dsn Tengah Desa Selat, Kec/Kab. Klungkung,dan Luh Putu Pasakari Devi ( 18) pelajar alamat Tulang Nyuh, Desa Tegak, Kec/Kab. Klungkung.
Dari kejadian itu Korban An. Ni Kadek Sri Wahyuni, mengalami Bengkak pada paha dan Korban An. Luh Putu Pasakari Devi, menderita sesak di dada dan masih Observasi di RSU klungkung selama 2 jam.
"Kerugian material sekitar Rp. 2.000.000 ( dua juta rupiah ) dengan Sepeda motor Honda Beat warna hitam mengalami kerusakan di bagian kepala.Sementara sebab kejadian Pohon kelapa tumbang yang tumbuh di lahan milik I Wayan Sukrate ,Alamat Dsn Tabu Ds selat Kec/ kab Klungkung dimana dibagian akar sudah rapuh," pungkasnya. Sug,tra
Baca Artikel Menarik Lainnya : Polres Klungkung Bagikan Multivitamin Untuk Jaga Kesehatan di Situasi Pandemi Covid-19