Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap tanggal 26 Juni merupakan momentum refleksi dan kepedulian bersama terhadap dampak penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang masih mengancam kesehatan, keselamatan, dan masa depan masyarakat. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa permasalahan narkotika bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang telah menimbulkan banyak korban, khususnya di kalangan generasi muda. "Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045".
Sehubungan hal tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karangasem menyelenggarakan beragam kegiatan. Salah satu kegiatan bakti sosial donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem, Rabu (24//6/2026) tempat Kantor BNN Kabupaten Karangasem, Jl. Untung Surapati No. 2 Amlapura, Kelurahan Subagan, Karangasem.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara serentak berskala nasional yang melibatkan BNN Pusat (BNNP) beserta seluruh jajaran. Target peserta secara nasional mencapai 1.000 pendonor.
Kepala BNN Kabupatan Karangasem Alvin Andrew Dias,S.H mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu ketersediaan stok darah nasional sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial dilingkungan BNN. Kegiatan donor darah hari ini menggandeng Pemerintah Kabupaten Karangasem dan instansi vertikal seperti Polres, Kodim, Bapas, Lapas, LPKA, Kemenag, KPPN Karangasem, Pos Bakamla Karangasem, Relawan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), dan masyarakat umum.
Darah yang terkumpul dalam kegiatan tersebut, 55 kantong dari 70 orang pendaftar dengan rincian Gol A = 10, Gol B= 15, Gol. O=28, dan Gol AB = 2.
Tema kegiatan donor darah “Dengan semangat Aksi Nyata Selamatkan Karangasem, Sesama, dan Setetes darah Anda, Sejuta Harapan Bagi yang Membutuhkan”.
Alvin berharap,melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergitas bersama dari Pemerintah Kabupaten Karangasem, para stakeholder terkait dan masyarakat untuk menggelorakan semangat memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Lanjut Alvin, kegiatan ini merupakan sosialisasi P4GN bagi masyarakat sekaligus merupakan upaya meningkatkan kepedulian masyarakat atas ancaman bahaya narkoba dimulai dari lingkup terkecil
Jelang pemeriksaan dan pengambilan darah dari para pendonor, Kepala BNN Kabupaten Karangasem mengatakan, semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Dijelaskan Alvin Andrew, kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kita terhadap masyarakat. Darah yang kita sumbangkan hari ini akan menjadi penyelamat bagi mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, kata Alvin Andrew, saya mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk kepada PMI yang telah bekerja sama dengan kita. Alvin mengharapkan, semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi terhadap masyarakat. Mari kita terus berupaya untuk menciptakan masyarakat yang aman, sejahtera, dan sehat tanpa Narkoba.
Salah seorang pendonor darah wanita, baru kali pertama menjadi pendonor, Triyani Kathrilda Ambat 34 tahun seorang ASN bertempat tinggal Jalan Pesagi Amlapura memberikan kesan.
Harapan Triyani kepada yang belum pernah berdonor, lebih banyak orang yang mau menjadi pendonor darah karena setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan atau hidup bagi mereka yang membutuhkan, jangan takut untuk mendonor karena prosesnya aman, bermanfaat bagi penerima dan juga dapat membantu kita untuk lebih peduli kepada sesama, mari bersama-sama berbagi melalui donor darah.
Penulis I Wayah Suartawa
Baca Artikel Menarik Lainnya : Babinsa Sekartaji Bantu Karang Taruna Gotong Royong