Klungkung,- Bahu jalan penghubung Desa Getakan dengan Desa Bakas jebol pada Selasa ( 2605/26 ). Musibah tersebut diakibatkan curah hujan dengan intensitas cukup deras disertai kondisi tanah yang labil, sehingga bahu jalan tergerus aliran air dan mengakibatkan terjadinya longsor.
Menerima informasi musibah tersebut, Babinsa Getakan Serma Wayan Sukadana bergerak cepat bersama TRC BPBD Klungkung turun ke lokasi untuk melaksanakan peninjauan dan pengecekan langsung kondisi bencana tanah longsor tersebut.
Disela peninjauannya, Babinsa jajaran Koramil 1610-02/Banjarangkan ini membenarkan musibah tanah longsor tersebut. Iya, hujan turun deras sejak semalam, akibatnya bahu jalan jebol hingga pembatas jalan terlepas di jalan penghubung Desa Getakan dengan Desa Bakas.
Longsoran tanah kurang lebih mencapai kedalaman 10 meter dan lebar 7 meter. Jalan ini merupakan akses penghubung antara Desa Getakan dengan Desa Bakas,”ucapnya.
Meski masih bisa di lewati, kondisi jalan saat ini masih rawan mengalami longsor susulan yang dapat memperlebar area kerusakan. Menyingkapi hal tersebut, pihaknya berkoordinasi bersama Perbekel Desa Getakan TRC BPBD Kabupaten Klungkung serta Polsek Banjarangkan guna melakukan pengalihan arus lalu lintas dan pemasangan rambu-rambu peringatan demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan bagi pengguna jalan,”lanjutnya.
Dengan perubahan cuaca yang begitu cepat, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melaksanakan aktifitas di luar dan semakin meningkatkan kepekaan terhadap potensi bencana,”imbuh Serma Wayan. ( Png ).
Baca Artikel Menarik Lainnya : Satpol PP Denpasar Swab Pasien ODGJ Sebelum Dirujuk Ke RS Jiwa Bangli