Babinsa Sampalan Klod Ungkap Lomba Mesatua Bali Tingkat Remaja Dan PKK Warnai Bulan Bahasa Bali VIII Desa Adat Sampalan
Hadir Dan Kawal Bulan Bahasa Bali, Kopda Gede Angga Dukung Pelestarian Budaya Dan Kearifan Lokal
Sinergi TNI Dan Desa Adat Lestarikan Budaya, Babinsa Sampalan Klod HAdiri Bulan Bahasa Bali
Klungkung,- Sebagai upaya memastikan kegiatan yang dilaksanakan di wilayah binaan aman dan lancar, Babinsa Paksebali dan Sampalan Klod Koramil 1610-03/Dawan hadir dan mengawal berlangsungnya kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII di Balai Banjar Bucu, Desa Paksebali, Desa Adat Sampalan,Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Rabu ( 25/02/26 ).
Dengan mengusung tema “ATMA KERTHI UDIANA PURNANING JIWA “, Bulan Bahasa Kali ini diwarnai dengan lomba mesatua Bali tingkat remaja dan PKK.
Hadir dalam kegiatan ini Bendesa Majelis Adat Madya Kabupaten Klungkung, Bendesa Adat Sampalan, Perbekel Sedesa Adat Sampalan, Kelian Banjar /Pesamuan Sedesa Adat Sampalan beserta Bhabinkamtibmas Sedesa Adat Sampalan.
Dalam sambutannya, Bendesa Majelis Adat Madya Kabupaten Klungkung Dewa Made Tita mengatakan, Bulan Bahasa Bali merupakan bentuk komitmen Desa Adat , pemerintah desa, daerah dan pemerintah provinsi Bali dalam upaya melestarikan adat,budaya serta tradisi berbahasa Bali.
Semoga dengan kegiatan ini dapat mengingatkan masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan penggunaan bahasa,aksara dan sastra Bali yang sejalan dengan Pergub No 80 tahun 2018 tentang perlindungan penggunaan bahasa Bali yang bertujuan ngajegang dan melestarikan budaya Bali yang Adi luhung,”imbuhnya.
Sementara itu, dikonfirmasi disela pendampingannya, Babinsa Sampalan Klod Kopda Gede Angga mengatakan bahwa Bulan Bahasa Bali ini merupakan salah satu wahana untuk menggugah semangat masyarakat, terutama generasi muda dalam menjaga dan melestarikan bahasa, aksara dan sastra Bali.
Disamping itu, kegiatan ini juga diharapkan akan semakin menguatkan identitas budaya Bali tetap hidup dan berkembang ditengah arus globalisasi. Menurutnya, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini juga sekaligus mencerminkan komitmen pelestarian budaya Bali melalui berbagai kegiatan edukatif dan kompetisi.
Kami sebagai aparat kewilayahan tentu siap berperan aktif dalam mensukseskan program ini, sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam pelestarian budaya dan kearifan lokal,”tegasnya. ( Peg ).
Baca Artikel Menarik Lainnya : Akta Perkawinan di Kota Denpasar Langsung Jadi, Diserahkan Usai Upacara Pernikahan