2026-02-07 14:19:21

Dewan Bangli Seriusi Bencana Alam, Pemkab Diminta Antisipatif

Lingkungan Oleh: Putra



BANGLI- Bali Dwipa News-Bencana alam yang memporak-porandakan Bangli membuat pihak DPRD Bangli angkat bicara guna mengantisipasi dampak bencana tersebut. Anggota DPRD Bangli, Satria Yudha, Sabtu(7/2-2026)meminta agar Pemkab Bangli serius untuk melakukan langkah pencegahan serta langkah cepat memitigasi bencana agar dapat diminimalisir dampak bencana tersebut. 

Dikatakan Satria Yudha, Kabupaten Bangli merupakan daerah rawan bencana. Saat musim hujan rawan kebakaran hutan, saat musim hujan dan angin kencang rawan longsor, pohon tumbang, bahkan juga banjir. Seperti pada musim hujan belakangan ini bencana alam sungguh memporak-porandakan Bangli." Pohon tumbang di mana-mana, longsor di mana -mana, Bangli ini rawan bencana, ini butuh perhatian lebih serius", ujar Satria Yudha. 

Dia tak ingin akibat bencana alam banyak korban material karena rusaknya fasilitas publik dan fasilitas warga. Syukur tidak ada korban jiwa saat bencana alam baru lalu. Hal ini  menurutnya tidak bisa disepelekan. Diminta Pemkab Bangli ambil langkah riil dan strategis dalam hal pencegahan. Dia melihat perlunya OPD gencar sosialisasi agar masyarakat mewaspadai bencaba alam, serta faktor penyebab bencana alam, entah dengan cara langsung ke masyarakat atau dengan lebih banyak memasang rambu rawan bencana. Menyinggung banyaknya pohon hutan yang sudah tua, rawan patah dan tumbang, karena itu menjadi ranah pihak kehutanan dia berharap Pemkab senantiasa mengkoordinasikannya dengan pihak kehutanan. 

Dia juga menyinggung soal tanaman perindang pinggir jalan yang berpotensi rawan patah dan tumbang. Terhadap pohon perindang yang sudah tua dan besar diminta OPD yang membidangi untuk melakukan pemangkasan. " Tentu lebih baik mencegah daripada rame- rame saat sudah tumbang) bencana", imbuhnya. Dia melihat pohon perindang sudah besar, akarnya juga merusak jalan, sudah selayaknya dilakukan peremajaan atau minimal dipangkas dulu. " Sekarang saatnya memangkas, nanti diremajakan", ungkapnya. Soal anggaran untuk peremajaan  pihaknya berjanji akan memperjuangkannya dengan ekskutif. " Ya kalo anggaran kan kami perjuangkan nanti", jelasnya sembari menunjukkan ruas jalan yang masih ada pohon perindangnya yakni di jalur Tamanbali menuju Gianyar dan juga di pinggir jalan- jalan di Kecamatan Susut. 

Menjawab tentang langkah mitigasi bencana alam, dia melihat eksekusi dari petugas dinilai cukup cepat. Meski demikian banyak juga terjadi kemacetan lalulintas akibat longsor dan pohon tumbang.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, Putu Ganda Wijaya, ketika dikonfirmasi atas desakan DPRD Bangli, dia merespon positif permintaan Dewan tersebut. Pihaknya mengaku telah melakukan pemangkasan secara rutin terhadap pohon perindang yang sudah layak dipangkas. Namun diakui beberapa zona belum dilakukan." Ya tetap kamu lakukan penataan rutin, pelayanan terhadap pengaduan masyarakat tetap kami tindak lanjuti", ujarnya singkat via WhattAp, Sabtu (7/2-202) ( sum)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sidak  PPKM Level IV, Tim Yustisi Denpasar Jaring 17 Orang Pelanggar Prokes