2026-01-04 17:57:49

Sesuhunan Pura Dalem Pemuteran napak pertiwi perdana.Aneh Hujan langsung Berhenti 

Lingkungan Oleh: Putra



Semarapura.
Sesuhunan Pura Dalem Pemuteran napak pertiwi mesolah perdana di tegak piodalan ide rahine Tumpek Krulut ,Sabtu 3/1/2026.
Menurut Jan Banggul Pura Jro Mangku Made Mujana Minggu(4/1/2026) menyatakan bahwa setelah Gelungan sesuhunan Ide Dalem Ide Idewa Madenan berupa Gelungan  mantri (Lanang)dan gelungan galuh(Istri) puput dikerjakan undagi Made sukma swacita dari Banjar Pande Mas,Kamasan yang juga suami dari Kakanwil Agama Propinsi Bali  langsung digelar upakara besar Nyatur pelaksanaan piodalan sekaligus selesainya 2 Gelungan sakral tersebut.

Jro Mangku Mujana menambahkan ada hal yang mengejutkan dan benar benar mukjijat dimana gelungan Mantri dan Galuh usai diupakarai langsung kerahuan mirah permata 2 biji dikedua Gelungan tersebut.

" Ini benar benar mukjijat tidak masuk akal, tanpa diketahui asal usulnya usai diupakarai Gelungan Mantri dan Galuh ide sesuhunan tanpa diduga Kerauah ada mirah 2 biji. Hal ini  ketahuan pada hari jumat lalu 2 Januari 2026 sebelum gelaran upakara melasti," Ujar Jro Mangku Made Mujana seraya mengaku merinding badannya saat mengetahui hal itu.

Sementara itu Komang Diana Klian Pura Dalem Pemuteran ,Jelantik Kuribatu,Desa Tojan menambahkan sebelum puncak piodalan pada Jumat, 02 Januari 2026 Jam13.00 Nedunang Ida Sesuhunan lan kelanturang mekiis / melasti ke pantai segare Watu klotok

" Puncak piodalan dilaksanakan bertepatan dengan Tumpek Krulut  Sabtu, 03 Januari 2026 jam 14.00 yang dipuput  Ida Pedande Manik Bingin ,selanjutnya pada Minggu,  04 Januari 2026 Jam 14.00 Upacare Nganyarin ( yang dilaksanakan oleh Semeton krame  Madenan,Singaraja).Untuk rahine  Senin,  05 Januari 2026 Jam 14.00 Nganyarin ( yang dilaksanakan Semeton Bondalem) Sedangkan upacara nyineb ide sesuhunan dilaksanakan pada Selasa, 06 Januari 2026 Jam 14.00  Upakare Nganyarin (diaksanakan Semeton Kintamani( Bangli) Pipid, Culik, Tista, Mlaye, Nusa, bebetin (Karangasem)," ungkapnya.

Sebelumnya menurut dia , pada pagi harinya bertepatan dengan piodalan  rahina suci Tumpek Klurut, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra sempat  melaksanakan bakti pujawali di Pura Dalem Pemuteran Trah Ida I Dewa Madenan, Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.

 Kehadiran Wakil Bupati yang akrab disapa Tjok Surya tersebut disambut oleh prajuru adat setempat bersama tokoh masyarakat yang tengah mempersiapkan rangkaian pujawali di pura yang diempon oleh sekitar 90 Kepala Keluarga (KK).

Di sela-sela kegiatan, Wabup Tjok Surya menyempatkan diri meninjau sejumlah bangunan pura yang tampak sudah berusia tua dengan ornamen klasik Bali yang masih terjaga. Ia mengingatkan kepada prajuru dan pengempon pura agar apabila di kemudian hari dilakukan pemugaran atau renovasi, tetap mempertahankan bentuk asli bangunan serta menjaga keutuhan ornamen klasik Bali sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.

“Keaslian dan nilai filosofi bangunan pura hendaknya tetap dijaga, sehingga tidak menghilangkan identitas dan makna sakral yang telah diwariskan secara turun-temurun,” pesan Wabup Tjok Surya pada Klian dan pengempon Pura.

Usai menghaturkan sembah bakti, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyerahkan punia yang diterima oleh Klian Pura sebagai wujud dukungan dan bhakti dalam pelaksanaan pujawali.

Melalui momentum rahina suci Tumpek Klurut ini, diharapkan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta nilai-nilai spiritual masyarakat tetap terjaga dan semakin mempererat keharmonisan antarwarga.Sug,

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ketut Budiarta  Nakodai FPTI Klungkung